Friday, August 2, 2019

Yasa Peksi Burak hikmah dari perjalanan Isra’ Mi’raj dan perintah shalat lima waktu



Keraton Yogyakarta memperingati Isra Mi’raj dengan kebiasaan Yasa Peksi Burak. Hajad Dalam keraton ini diadakan tiap tanggal 27 Rejeb penanggalan Jawa.
Yasa bermakna bikin atau menghadirkan. Peksi yakni burung. Burak yakni Buraq, makhluk yg dipercaya jadi kendaraan nabi kala kerjakan Isra’ Mi’raj.

Pada tahun ini, Yasa Peksi Burak dijalankan pas dalam hari Selasa atau menurut penanggalan Jawa 26 Rejeb pada pkl 09.00-13.00 WIB di Bangsal Sekar Kedhaton, Kompleks Keputren, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Mulai sejak jam 10 pagi, kerabat putri serta Abdi Dalam keraton diribetkan dengan bikin hiasan dari kulit jeruk, berujud Buraq atau kendaraan Nabi Muhammad kerjakan Isra Mi’raj.

Kulit itu dibuat serta diukir serupa tubuh, leher, kepala, serta sayap burung. Burung jantan dikasih jengger (pial) untuk membedakannya dari burung betina. Semasing Peksi Burak dapat ditempatkan di atas satu susuh, atau sarang.
Sarangnya dirangkai dari daun kemuning jadi tempat bertempat. Peksi Burak serta susuh ini ditempatkan dibagian teratas dari pohon buah, dengan disangga oleh ruas-ruas bambu.
Yasa Peksi Burak tempo hari didatangi oleh GKR Mangkubumi, GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Hayu,serta GKR Bendara. Kerabat-kerabat putri yg datang salah satunya yakni GBRAy Murdakusuma, GBRAy Riya Kusuma, BRAy Nuraida Joyokusumo, BRAy Poerbaya.

Setelah shalat Asar, Peksi Burak yg sudah tuntas dirangkai dapat diarak ketujuan Masjid Gedhe. Sebelum acara arak-arakan, Abdi Dalam Punokawan Riset dapat pimpin doa bersama-sama yg dibarengi oleh semua hadirin yg ada pada Bangsal Sekar Kedhaton.
Seusai tuntas doa bersama-sama Abdi Dalam Punakawan Riset dibantu oleh Abdi Dalam Suranata serta Kanca Abrit dapat bawa Peksi Burak ketujuan Masjid Gedhe.
Peksi Burak dapat dibawa melalui halaman tengah atau pelataran keraton, keluar lewat Regol Kamandungan Lor, melalui Jalan Rotowijayan, lalu ketujuan Masjid Gedhe yg ada disamping barat Alun-Alun Utara Keraton Yogyakarta.

Sesampainya di Masjid Gedhe, Abdi Dalam Suranata yg bekerja dapat menyerahkan Peksi Burak terhadap Abdi Dalam Pengulon Masjid Gedhe untuk didoakan yg lalu disedekahkan terhadap penduduk.
Mencuplik web sah keraton, kebiasaan ini adalah sisi dari tempat ceramah keraton. Lewat Yasa Peksi Burak, penduduk dikehendaki bisa ambil hikmah dari perjalanan Isra’ Mi’raj serta perintah shalat lima waktu.

No comments:

Post a Comment